Thursday, June 28, 2007

Pementasan Sawung Jabo : Menyusuri Lorong Sunyi

Ini adalah pementasan Sawung Jabo kedua yang aku hadiri. Setelah yang pertama di Rumah Nusantara, aku berusaha untuk tidak melewatkan yang ini.

Di Bumi Sangkuriang, 1 April 2007, pementasan ini bertajuk
Menyusuri Lorong Sunyi.

Belum terlalu lama aku berkesempatan mengapresiasi musik Jabo. Pertemuan yang pertama dengan musiknya aku langsung suka. Liriknya, ritme, melodi dan bagaimana Jabo mengaransir musiknya bisa langsung masuk dan aku terima dan dengan mudah aku hayati. Konsep musikalnya memang agak spiritual dan ini salah satu yang menjadikannya menarik buat aku. Pengantar dibawakan oleh kang Aat (foto 1) dan menarik sekali musik pembuka menampilkan alat musik yang baru pertama kali ditampilkan ke publik, hasil kreasi kang Arief Yudhi dari komunitas Jatiwangi Art Factory.

Alat musik ini dinamakan GEMBYUNG :
dibuat dari bahan keramik - yang memang banyak ditemukan dan diolah masyarakat daerah Jatiwangi. Gembyung adalah hasil eksplorasi Arief dan kawan-kawan terhadap media lokal yang ada untuk dijadikan alat musik. Gembyung dibunyikan dengan dipukul, dan (menurut info dari kang Aat Soeratin) bentuknya muncul dari hasil pengolahan bentuk gentong dan kendi. Yang diolah dengan demikian adalah ruang resonansi antara bentuk gentong dan kendi tersebut. Kabar terakhir, alat musik ini sudah mulai tampil di luar negeri, salah satunya di Singapura.

Jabo tampil diiringi musikus-musikus lain yang luar biasa handal. Di sini aku memang tidak bisa menampilkan musiknya, dan hanya bisa menampilkan rekaman gambarnya.

Singkat kata aku lihat Jabo dan kawan-kawan bermusik dengan spirit dan penjiwaan yang luar biasa.
Minimal buat aku pribadi, musiknya sangat kena buat refleksi. Apresiasiku sangat luar biasa buat Jabo.

Posting ini reminder buat aku tentang momen apresiatif ini, sekaligus juga mudah-mudahan mengundang yang lain untuk mau hadir di kesempatan berikutnya. Seperti yang berkali-kali aku alami, momen-momen apresiatif seperti ini sangat memperkaya. Buat Jabo dan teman-teman semoga terus semangat berkreasi.



1 comment:

Hendy said...

Nah lagunya yang kena di ingatan gua adalah :

" Kalau batas tak lagi jelas, mata hati harus awas
Berkaca pada langit, hening diam dan bergerak "